Desain

Arsitektur Rumah

Rabu, 13 Oktober 2010

Dasar-dasar sisitem trasportasi

DASAR-DASAR SISTEM TRANSPORTASI

Pertemuan pertemuan pertama

Materi

  • Pengertian transportasi
  • Perkembangan transportasi
  • Manfaat dan fungsi transportasi

Pengertian transportasi

Transportasi adalah usaha memindahkan, menggerakkan, mengangkut atau mengalihkan sesuatu objek dari suatu tempat ke tempat lain

Usaha = proses | memburhkan alat tergantung pada

Bentuk objek yang akan dipindahkan

Jarak antara tempat

Maksud pemindahan

Standar kualitas dan kuantitas

Aman tidak rusak, utuh

Cepat sesuai jadwal, sesuai batas waktu yang di tetapkan

Lancar tidak mengalami hambatan atau kendala

Nyaman yang terjaga keutuhannya, yang terangkut merasa senang.

Ekonimis tidak memakan biaya yang ringgi

Terjamin kesediannya selalu tersedia kapan saja dan dimana saja.

Sistem trasnportasi

Sisitem gabungan elemen-elemnen atau komponen-komponen

Empat sistem transportasi

Sisitem pergerakan alat bergerak, bus, kereta api, kapal, pesawat, dll

Sisitem kegiatan sekolah, mall, pemukiman, dst

Sistem jaringan jalan raya, jalan tol, bandara, stasiun, pelabuhan, dst

Sistem kelembagaan dishub, bappeda, polisi, distako, LLAJR, dst

Perkembangan transportasi

Setiap negara memiliki sejarah perkembangan transportasi yang hampir serupa

Berjalan kaki

Menggangi hewan

Gerobak dorong dan beroda

Gerobak ditarik hewan

Kendaraan bermesin tradisional

Kendaraan modern

MANFAAT DAN FUNGSI TRANSPORTASI

Manfaat

  • Menghubungkan antara daerah
  • Mendukung kegiatan ekonomi
  • Menigkatkan efektifitas dan efisinsi perpndahan/pengangkutan

Fungsi

Memdukung dan memanfisilitasi perpindahan manusia dan barang dari suatu tempat ke tempat lain

DASAR-DASAR SISTIM TRANSPORTASI

Pertemuan pertemuan pertama

Materi

  • Pengertian jaringan transportasi
  • Jaringan transportasi jalan raya
  • Jaringan transportasi jalan rel
  • Jaringan transportasi jalan laut

Jaringan trasportasi merupakan penghubung antara suatu tempat ke tempat lain, yang akan dilalui oleh sarana (kendaraan/dan angkutan)

Misalnya : jalan, terminal, pelabuhan, bandara, rel kereta api, stasiun

Secara umum, jaringan trasportasi berbicara tentang pra sarana (sarana kendaraan/alat angkut). Jadi, prasarana; fasilitas, yang harus disediakan untuk dilalui oleh sarana

JARIANGAN TRASNPORTASI JALAN RAYA

Bagian jalan

Berdasarkan UU No 34 Tahun 2004 tentang jalan, kata “daerah” di ubah menjadi kata “Ruang”. Sehingga bagian jalan di bagi menjadi:

Rumija: Ruang milik jalan > digunakan konstruksi jalan

Rumaja : Ruang manfaat jalan (ROW: right of way) > dibatasi oleh patok tanda batas jalan.

Ruwasja : ruang pengawasan jalan > jalur jalan yang diawasi pemerintah untuk memastikan tidak ada yang mengganggu pandangan pengemudi dan konstruksi jalan.


Struktur jalan

  • Badan jalan : meliputi jalur LL, trotoar, median, dan bahu serta talud/ lereng badan jalan
  • Ambang pengaman : jalur terluar rumaja, dimaksudkan mengamankan konstruksi jalan, terhadap struktur lain, untuk tidak masuk kawasan jalan.
  • Perkerasan jalan : lapisan konstruksi yang dipasang langsung diatas tanah dasar badan jalan, pada jalur LL, bertujuan untuk menerima dan menambah beban langsung dari LL
  • Tanah dasar (subgrade); lapisan tanah asli/ tidak asli yang disiapkan/diperbaiki kondisinya, untuk meletakkan perkerasan jalan.

Klasifikasi jalan

Menurut fungsi dan peranannya

  • Jaringan jalan primer
    • Arteri perimer
    • Kolektor primer
    • Lokal primer
  • Jaringan jalan skunder
    • Arteri sekunder
    • Kolektor sekunder
    • Lokal sekunder

Model prancannnan transportasi 4 tahap

  • Aksesibilitas
  • Bangkit dan tarikan bergerak
  • Sebaran bergerak
  • Pemilihan metode
  • Pemilihan rute
  • Arus lalulintas dinam

DASAR-DASAR SISTIM TRANSPORTASI

Pertemuan ke tiga

Struktur jalan rel dapat dibagi menjadi dua:

  • Struktur bagian atas : bagian lintasn, terdiri atas rel, bantalan, dan penambat rel
  • Struktur bagian bawah : yaitu bagian pondasi, terdiri atas balas dan tanah dasar.

Gaya kereta api yang harus ditahan oleh struktur jalan rel:

  • Gaya vertikal > berat kereta api
  • Gaya horizontal tegak lurus sumbu putar > gaya angin, gaya sentifugal dotikungan
  • Gaya horizontal membujur searah jarum jam >

Pengelompokan jalan rel

  • Lebar putar
  • Kecepatan maksimum yang diijinkan
  • Kelandaian
  • Jumlah jalur dan
  • Kalas rel jalan

0 komentar:

Posting Komentar